Tampilkan postingan dengan label proses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proses. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Institut Francais-Unair pamerkan proses penyimpanan data google

ilustrasi YouTube (ANTARA/Istimewa)

Pameran ini menyampaikan pesan dalam bentuk gambar dan informasi serta video yang merupakan hasil riset para ahli dari Cite de la Science (Site de la Siongs) Prancis tentang data digital yang membanjiri dunia dan proses penyimpanan data itu,"
Surabaya (ANTARA News) - Institut Francais Indonesia (IFI) Surabaya bersama Universitas Airlangga Surabaya memamerkan proses penyimpanan data pada sejumlah pusat data dunia seperti Google, Yahoo, dan sebagainya melalui pameran bertajuk "Big Data: Banjir Digital" di Perpustakaan Unair, 7--14 November.

"Pameran ini menyampaikan pesan dalam bentuk gambar dan informasi serta video yang merupakan hasil riset para ahli dari Cite de la Science (Site de la Siongs) Prancis tentang data digital yang membanjiri dunia dan proses penyimpanan data itu," kata Direktur IFI Surabaya, Mathieuw Dumesnil, saat membuka pameran itu di perpustakaan setempat, Kamis.

Didampingi Ketua International Office Partnership (IOP) Unair IGAK Satrya Wibawa MCA, ia menjelaskan pameran kali ini merupakan kerja sama kedua bersama Unair setelah tahun lalu mengadakan pameran seni bertema bahaya obat-obatan palsu karya seniman Asia Tenggara.

"Pameran kali ini yang juga masuk dalam rangkaian Dies Natalis ke-59 Unair itu disemarakkan dengan small seminar and discussion, di antaranya Google Drive Web Application, Teknologi Cloud Computing dan Tantangannya, dan sebagainya," katanya yang juga didampingi staf Bidang Budaya dan Komunikasi IFI Surabaya, Pramenda Krishna A.

Dalam pameran itu antara lain disajikan skema data tentang pengiriman data pada Youtube, email, SMS, twitter, Facebook, Wikipedia, blog, website/laman, dan sejenisnya yang setiap harinya sangat luar biasa, kemudian ada pula foto-foto kegiatan pusat data berskala dunia seperti Google atau SDSS.

Skema data itu mencatat pengiriman data mencapai 104.000 jam video di Youtube per hari, 45 miliar email terkirim per hari, 540 juta SMS terkirim per hari, 400 juta twitter terkirim per hari, 360 juta foto diunggah di Facebook per hari, 9.000 artikel diunggah di Wikipedia per hari, 140.000 website/lama baru per hari, dan seterusnya.

Selain itu, foto pusat data yang bagian atasnya mengeluarkan asap (boros energi). karikatur tentang lalu lintas data pada 20.000 komputer yang ada pada pusat data dunia, super kalkulator yang dapat menghitung 17 juta miliar hitungan per detik, foto proses perkembangan penyimpanan data seperti cakram keras (lima tahun), CD/DVD (15-20 tahun), dan memory card (jangka panjang).

Secara terpisah, Ketua IOP Unair IGAK Satrya Wibawa MCA menyatakan pameran kali ini bersifat edukasi kepada masyarakat yang selama ini sudah akrab dengan Youtube, email, SMS, twitter, Facebook, Wikipedia, blog, website/laman, dan sejenisnya, namun mereka belum tahu aspek positif dan negatif "big data digital" itu.

"Data digital yang membanjir itu ada positif dan negatifnya. Negatifnya itu karena data digital itu mudah dicuri, disadap, boros energi, dan sebagainya... Jadi, pameran ini mendorong penyadaran masyarakat agar hati-hati dan tidak sembarangan melempar data, foto, dan semacamnya ke data digital," katanya.

Aspek positif data digital, katanya, antara lain penyimpanan data menjadi lebih efektif. "Misalnya, kita bisa menyimpan data perpustakaan yang banyak hanya dalam satu memori yang sangat kecil. Perpustakaan Unair sudah mengarah ke e-book dan e-riset yang sifatnya internal, tapi kalau buku karya orang lain masih belum karena terkait hak cipta," katanya.

Alumni Curtin University Australia (S2) itu menambahkan kerja sama dengan IFI Surabaya dalam bentuk pameran sains sebanyak dua kali itu merupakan "pintu" untuk kerja sama berikutnya dalam bentuk workshop penyimpanan data digital. "Bahkan, IFI siap mendatangkan tenaga ahli untuk memberi pelatihan penyimpanan data digital secara praktik," katanya.

(E011/A029)



View the original article here



Peliculas Online

Rabu, 06 November 2013

Teknologi terbaru permudah proses belajar mengajar

Teknologi ini dapat meningkatkan daya serap serta animo belajar siswa yang sangat fantastis sesuai petunjuk Permendiknas yaitu menggunakan sarana yang dapat membangkitkan motivasi belajar siswa yang tinggi serta menjadikan suasana belajar mengajar ya
Jakarta (ANTARA News) - Teknologi pendidikan terbaru dapat menjadikan proses belajar mengajar interaktif antara pengajar dan siswa sudah menjadi model utama pendidikan saat ini yang ditandai pameran perangkat pendidikan modern dalam acara Indocomtech 2013 di Jakarta, 30 Oktober--3 November 2013.

"Dengan teknologi terbaru dalam bidang pendidikan seperti Interactive whiteboard, proses belajar mengajar antara siswa dan pengajar atau dosen menjadi semakin mudah dan siswa semakin mudah mengerti pelajaran tersebut," kata Harry Lo, Direktur Utama PT Offistarindo Adhiprima dalam keterangan pers yang diterima, Senin.

Salah satu teknologi terbaru adalah Interactive Whiteboard Type Promethean ActivBoard 595 Pro Mobile System with EST Projector.

Sebuah papan interaktif multi touch pen dan sentuhan tangan (touch screen) yang kaya fitur, menggabungkan warna, gerak dan aktivitas suara yang terintegrasi dengan built-in speaker penguat suara stereo sebagai pendukung mata pelajaran.

Terpasang pada stand board yang dapat diatur ketinggiannya secara elektrik (motorized height adjustable stand), dilengkapi gantungan proyektor serta proyektor tipe short throw.

Menurut Harry Lo, Interactive Whiteboard ini mampu mengubah metode/sistem belajar yang sifatnya masih manual ke sistem belajar mengajar yang lebih interaktif karena merupakan sarana pembelajaran multimedia yang berupa media teks, grafis, foto, gambar, audio, video serta animasi secara integrasi.

"Teknologi ini dapat meningkatkan daya serap serta animo belajar siswa yang sangat fantastis sesuai petunjuk Permendiknas yaitu menggunakan sarana yang dapat membangkitkan motivasi belajar siswa yang tinggi serta menjadikan suasana belajar mengajar yang menyenangkan," katanya.

Sarana ini memungkinkan pelaksanaan proses belajar mengajar menjadi aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan bahkan dapat dilakukan kapan saja baik di dalam maupun di luar ruang kelas sehingga proses pembelajaran menjadi sangat produktif dengan hasil akhir akselerasi penyerapan materi belajar yang sangat cepat dan bermutu tinggi.

"Alat ini tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pendidikan para siswa tetapi juga mampu meningkatkan kualitas guru dalam mengajar," demikian Harry Lo.(*)



View the original article here



Peliculas Online